JAKARTA, nubanyumas.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi meluncurkan tema Peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU versi kalender Masehi. Tema yang diusung adalah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”.
Melansir laporan NU Online, peluncuran tema tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dalam acara Khatmil Quran dan Istigotsah Harlah ke-103 NU di Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Gus Yahya menjelaskan bahwa tema ini merupakan kelanjutan dari visi besar NU, yaitu membangun peradaban dunia. Hal ini sejalan dengan spirit Harlah 1 Abad NU versi Hijriah yang diperingati beberapa tahun lalu.
”Jamiyyah ini didirikan dengan visi untuk membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, bukan hanya untuk kaum mukminin, tapi juga untuk seluruh umat manusia,” ujar Gus Yahya sebagaimana dikutip dari NU Online.
Menurut Gus Yahya, cita-cita menuju peradaban yang mulia harus dihidupkan dalam pikiran dan hati setiap warga NU. Ia juga menekankan pentingnya persatuan di dalam barisan organisasi agar perjuangan NU menjadi lebih kokoh.
”Tidak ada pilihan menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu,” tegasnya.
Meskipun secara organisatoris NU merujuk pada penanggalan Hijriah (16 Rajab), PBNU tetap memandang penting peringatan versi Masehi untuk memudahkan masyarakat internasional mengenal sejarah NU yang didirikan pada 31 Januari 1926.
Kabar gembira bagi Nahdliyin di seluruh daerah, termasuk Banyumas, puncak resepsi Harlah 1 Abad NU Masehi rencananya akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Jakarta, pada 31 Januari 2026 mendatang.
”Kita insyaallah akan selenggarakan selamatan juga, mudah-mudahan bisa cukup besar. Insyaallah kita akan selenggarakan selamatan di Gelora Bung Karno,” ungkap Gus Yahya.
editor : ahyar













